kamu bisa akses update rank dan pertanyaan-pertanyaan terbaru seputar Rohis (deskripsi image slide tidak ditampilkan saat menggunakan mobile device)

Dunia adalah penjara benarkah?


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ »
Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir.” (HR. Muslim no. 2392)


Assalamualaikum Sahabat Rohis, banyak dari kita mengejar berbagai macam kehidupan di dunia, mulai dari ngerjain tugas, ngurus proker, dan lain-lain. tidak ada salahnya, tapi apakah itu semua adalah akhir dari tujuan seorang mukmin? Bagaimana kita seharusnya menjadi seorang muslim kaffah(keseluruhan)? Mengapa negara mayoritas muslim tetapi penduduknya banyak yang miskin,Tingkat pendidikan rendah? Mengapa doa saya belum terkabul? mengapa tuhan menciptakan manusia?

Jawaban dari semua hal diatas sudah ada,Tentu dengan sumber yang reliabel tinggal bagaimana kita mencarinya. 

عَنْ مُعَاذِ بن جَبَلٍ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا بَعَثَهُ إِلَى الْيَمَنِ، قَالَ لَهُ:”كَيْفَ تَقْضِي إِنْ عَرَضَ لَكَ قَضَاءٌ؟”، قَالَ: أَقْضِي بِكِتَابِ اللَّهِ، قَالَ:”فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِي كِتَابِ اللَّهِ؟”قَالَ: فَبِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ:”فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِي سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟”قَالَ: أَجْتَهِدُ رَأْيِي وَلا آلُو، قَالَ: فَضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَدْرَهُ، وَقَالَ:”الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَفَّقَ رَسُولَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِمَا يُرْضِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ”
“Dari Muadz ibn Jabal ra bahwa Nabi Saw ketika mengutusnya ke Yaman, Nabi bertanya: “Bagaimana kamu jika dihadapkan permasalahan hukum? Ia berkata: “Saya berhukum dengan kitab Allah”. Nabi berkata: “Jika tidak terdapat dalam kitab Allah” ?, ia berkata: “Saya berhukum dengan sunnah Rasulullah Saw”. Nabi berkata: “Jika tidak terdapat dalam sunnah Rasul Saw” ? ia berkata: “Saya akan berijtihad dan tidak berlebih (dalam ijtihad)”. Maka Rasul Saw memukul ke dada Muadz dan berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah sepakat dengan utusannya (Muadz) dengan apa yang diridhai Rasulullah Saw”.

Namun kali ini kita akan membahas tentang hadist Rasulullah, dan cerita tentang kisah Imam ibnu hajar Al-Atsqalani

“Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir.”

      Menarik ketika para ahli tarikh menceritakan kisah Imam Ibnu haja Al-Atsqalani, Seorang ulama besar dan ahli hadist yang mu'tabar dengan seorang yahudi tukang minyak.

      Dahulu, Imam ibnu hajar adalah seorang hakim besar pada masanya. Apabila pergi ke tempat kerjanya, dia berangkat dengan naik kereta yang di tarik oleh kuda atau keledai dalam sebuah arak-arakan. Pada suatu hari, Dia melewati seorang Yahudi mesir dengan keretanya. Yahudi itu adalah seorang penjual minyak. Sebagaimana kebiasaan tukang minyak, Yahudi itu pakaiannya kotor. Melihat arak-arakan itu, Yahudi menghadang dan menghentikannya. Kemudian, dia berkata kepada imam ibnu hajar :

"Sesungguhnya Nabi kalian berkata: "Kehidupan dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir'. Namun, Kenapa engkau sebagai orang beriman menjadi hakim besar di mesir, dalam arak-arakan yang mewah, dan dalam kenikmatan seperti ini. sedangkan aku -yang kafir- dalam penderitaan dan kesengsaraan seperti ini?!"

Maka Imam Ibnu hajar menjawab:

"Aku dengan keadaanku yang penuh kemewahan dan kenikmatan dunia ini bila dibandingkan dengan kenikmatan surga adalah seperti sebuah penjara. Sedangkan penderitaan yang engkau alami di dunia ini dibandingkan dengan azab neraka itu seperti sebuah surga. "


      Mendegar kalimat dari imam ibnu hajar tadi, Yahudi ini pun segera mengucapkan dua kalimah syahadat dan menyatakan keislamannya.
      Subhanallah. Inilah figur seorang mukmin yang sadar betul bahwa hidupnya di dunia hanyalah sementara bahwa surga dan segala kenikmatan yang menantinya menjadikan dunia ini tidak lebih dari sekedar penjara.


     Bagi setiap muslim, kehidupan dunia dengan segala kegemerlapannya adalah ujian dan cobaan. Apakah kita terpedaya di dalamnya, ataukah kita mampu mensiasatinya secara bijaksana? Kehidupan dunia yang sementara ini adalah peta jalan menuju tempat kembali yang hakiki. Artinya, apa yang kita upayakan di dunia ini menentukan tempat apa dan seperti apa yang nanti akan kita tempati
    Namun, tidak berarti kita mengabaikan kehidupan dunia yang fana ini. Kita tetap dituntut untuk mengaktualisasikan diri kita sebagaimana amanah Allah Swt kepada manusia untuk mengelola bumi ini sebagai khalifah fil ardh. Hanya, kita harus benar-benar berhati-hati agar tidak terikat dengan dunia yang sementara ini . tidaklah salah, khalifah Abu bakar Ash-Shiddiq ra pernah mengingatkan kaum muslim tentang kehidupan dunia ini dengan doanya,

"Ya Allah, jadikanlah dunia di tangan kami, bukan di hati kami"

Pernyataan khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq ra ini sejalan dengan hadist riwayat muslim yang mengetengahkan tentang harga dunia. Rasullulah saw bersabda

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : وَاللَّهِ مَا الدُّنْيَا فِى الآخِرَةِ إِلاَّ مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ هَذِهِوَأَشَارَ يَحْيَى بِالسَّبَّابَةِفِى الْيَمِّ فَلْيَنْظُرْ بِمَ يَرْجِعُ
Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Demi Allâh, tidaklah dunia dibandingkan akhirat melainkan seperti salah seorang dari kamu yang mencelupkan jari tangannya ini –perawi bernama Yahya menunjuk jari telunjuk- ke lautan, lalu hendaklah dia perhatikan apa yang didapat pada jari tangannya”. [HR Muslim, no. 2858].

Subhanallah! Begitu sempurnanya Rasulullah saw memberikan gambaran kepada kita tentang harga dunia. Ketika seseorang memasukan salah satu jarinya kedalam lautan yang begitu luas dan mengangkatnya, tentu saja hanya satu atau dua tetes yang mampu diangkatnya, sedangkan yang dia tinggalkan di lautan tersebut adalah kenikmatan yang Allah tahan di surga untuk mereka yang mukmin.

Semoga tulisan kali ini bisa menambah wawasan kita tentang islam dan bisa menjalankan islam sepenuhnya, semoga bermanfaat Good luck! J

Source : felix siaw




Share:

0 komentar:

Posting Komentar

About

About Admin

Alif

Alif Ardiansyah Rusmana

Kelas 11 IPA 6 - +15189456056 (wa only)

Rohis 1 Depok

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Yakin lagi pesimis?

Definisi Pesimis Assalamualaikum Sahabat Rohis, Apakah lagi pesimis? PARAS sudah mendekat? Banyak ...